Belajar ERP Susah
ADempiere ERP for Mining Company
Silahkan klik web berikut untuk mengetahui lebih dalam :
http://blog.alphamedia.co.id/2010/05/adempiere-erp-for-mining-company.html
Manfaat Penerapan ERP
Berikut link untuk mempelajarinya lebih dalam lagi :
http://www.aimsconsultants.com/news/articles/14-manfaat-penerapan-erp
PR 2. Order management
http://www.mediafire.com/download/tt7wn7y2a90g0ds/Order+Management+ERP.doc
PR 2B. Sekilas tentang cara instalasi Adempiere
Adempiere adalah proyek
yang diprakarsai komunitas untuk mengembangkan dan mendukung solusi bisnis
sumber terbuka dengan menyedikan fungsionalitas sebuah enterprice resource
planning (ERP), customer relationship management (CRM), dan suplay
chain management (SCM).
Nama “adem”
berasal dari bahasa Itali dengan arti untuk memenuhi (to fulfill) tapi
dalam hal ini memberi makna lebih luas yakni menyelesaikan (to complete),
pencapaian (reach), pelaksanaan/berlatih (practice), menampilkan
kemampuan/kewajiban (perform the duties of), atau tanpa biaya (free)
ini juga berarti penghargaan dan penghormatan.
Produk
didalam Adempiere adalah sesuatu yang akan digunakan untuk dijual, dibeli
ataupun digunakan untuk kebutuhan lain, atau sesuatu yang disimpan dan
mempunyai suatu Harga. Contoh Produkadalah:
•Items(barang)
•Services(jasa)
•Resources(sumberdaya)
• Expense Types (jenis pembiayaan)
•Items(barang)
•Services(jasa)
•Resources(sumberdaya)
• Expense Types (jenis pembiayaan)
Adempiere
yang berjalan diatas Java, sehingga bisa berjalan MacOS, Windows, Linux,
ataupun Solaris dengan baik. Desain tampilan menu Adempiere dibuat
seragam, sehingga memudahkan bagi kita untuk memahaminya. Menu Adempiere berbentuk
tree/pohon, yang mana setiap tree ini dapat didesain berbeda-beda sesuai dengan
role dari user yang masuk. Setiap node didalam tree ini dapat menjalankan
sebuah Window / Form, Report, Workflow, Process atau instruksi lainnya,
setiap Form, Window atau Report dapat diberikan level keamanan akses, sehingga
setiap user yang mengakses dapat diberikan hak membaca, membuat atau mencari.
Aplikasi
Adempiere mengacu pada window, setiap Window hadir dengan tab-tab yang mana
setiap tab itu terkait secara database, tab yang paling atas adalah master dari
transaksi barbasis Window.
Setiap tab terdiri dari
Window pengisian yang dapat terdiri dari satu baris atau 2 baris kolom.
Setiap isian didalam tab didalam Windows Umumnya standar, ada berbentuk
Calendar, referensi dari table lainnya, ataupun memanggil Form atau Window
lainnya.
ADempiere
mengizinkan kita untuk menambahkan sebuah Window baru ke dalam sistem. Sebuah
Window biasanya terdiri atas satu atau lebih Tab yang dapat tersusun
secara hierarkikal, dan Tab terdiri atas satu atau lebih Field.
Sebenarnya sebuah Tab mewakili sebuah tabel dalam database dan Field
mewakili kolom-kolom yang terdapat di dalamnya. Dan itu semua bisa
dilakukan tanpa pengetahuan tentang bahasa pemrogram khususnya Java
Setiap
Window datang dengan tool bar yang seragam, serta beberapa tool bar default
yang diperlukan untuk melakukan proses pengisian dan pengeditan data berbasis
Window.
Adempiere sangat cocok
bagi anda yang menghendaki menggunakan aplikasi sekelas Compiere yang Full
Feature namun masih free (tidak harus bayar), tentu Adempiere menjadi pilihan
Utama. Seperti halnya Compiere, Instalasi Adempiere cukup mudah.
Database
Oracle dan PostgreSQL adalah database yang paling disupport oleh Adempiere.
Sekian sekilas info of Adempiere. Apa sebenarnya yang membuat Adempiere
ini berbeda dibandingkan dengan produk Open Source lainnya? Ada beberapa yang
membuat Adempiere ini sangat berbeda dibandingkan dengan teknologi lain,
diantaranya :
- Adempiere merupakan turunan Compiere yang merupakan revolusi baru dari perkembangan Open Source ERP. Sama seperti Compiere, Adempiere dibaguan dengan terbuka berbasis Java dengan menggunakan JBoss sebagai Application Server . JBoss sebagai revolusi middleware dan Adempiere sebagai revolusi operasional. JBoss (dibaca: Jay Boss) adalah server aplikasi sumber terbuka berbasis Java EE yang di-implementasikan menggunakan Java. Dengan basis Java, JBoss otomatis lintas platform, dalam arti ia dapat digunakan di segala sistem operasi yang mendukung Java.
- Adempiere adalah aplikasi Open Source berbasis MDA yaitu Model Driven Architecture, atau disebut dengan Adempiere Application Dictionary, yang mana diakui sebagai salah satu cara mengembangkan aplikasi paling modern. Kemampuan MDA ini yang menyebabkan semua pihak dapat melakukan customisasi terhadap seluruh fitur-fitur dari Adempiere, setiap Window dalam Adempiere dapat ditambahkan sebuah menu atau field baru tanpa modifikasi. Salah satu kekuatan Adempiere adalah adanya Data Dictionary, dimana kita bisa melakukan kustomisasi tanpa melakukan ‘coding’. Dan ini biasanya hanya ada pada SAP, Oracle ERP atau software ERP papan atas.
- Salah satu yang dibanggakan pada Adempiere adalah kemampuan Adempiere multi-currency, multi-language, multi-organization, multi-accounting, multi-costing dan multi-taxes . yang sering disebut sebagai The Multis.
- Adempiere meliliki skema referensi yang memungkinkan diupgrade ke versi terbaru tanpa merubah data, dan dengan sedikit melakukan migrasi data.
- Adempiere adalah ERP multiplatform dan portable, Adempiere yang berjalan diatas Java, sehingga bisa berjalan MacOS, Windows, Linux, ataupun Solaris dengan baik.
Berikut link untuk cara instalasi nya :
http://www.mediafire.com/view/n3mgy5o9b7kufnf/adempiere.doc
http://www.mediafire.com/view/9gmv295s36mbx4d/adempiere.pdf
PR 2C. Rangkuman Order management
Order Management
Order
Management memungkinkan pengguna untuk mengelola pesanan untuk produk dan
layanan (termasuk garansi) bahwa perusahaan baik manufaktur atau berkontraksi
untuk membangun dan / atau merakit. Ada situasi di mana pesanan
disediakan oleh konsumen, pengiriman dilakukan melalui mitra, dan proses perusahaan
yang order transaksi.
Sebelum memproses pesanan di sistem anda harus berada di tempat, berikut ini
konfigurasi terkait dalam
modul lain, beberapa di antaranya
akan dibahas dalam buku ini:
• Barang (Oracle Inventaris).
• Pelanggan, termasuk aturan kredit. Pelanggan harus memiliki Kapal Untuk situs dan Bill Untuk situs.
• Daftar harga.
• Tenaga penjual (opsional tapi diinginkan).
• Barang (Oracle Inventaris).
• Pelanggan, termasuk aturan kredit. Pelanggan harus memiliki Kapal Untuk situs dan Bill Untuk situs.
• Daftar harga.
• Tenaga penjual (opsional tapi diinginkan).
Barang (Oracle Inventaris)
Anda
perlu item
karena pelanggan Anda tempat pesanan untuk barang-barang atau produk
yang Anda baik membangun, memproduksi, merakit, atau membeli untuk
dijual kembali dengan nilai tambah komponen. Ini juga dapat mencakup
layanan seperti jaminan dan jaminan
yang diperluas.
Dalam Pembelian,
Anda dapat memiliki Purchase Order yang tidak memiliki item. ini adalah
disebut sebagai beban Pesanan Pembelian. Contoh ini bisa perlengkapan kantor, furniture, dan sebagainya.
Dalam kasus order penjualan Anda harus memiliki item.
Ini juga merupakan keharusan untuk memiliki spesifik atribut
diperiksa (atau diaktifkan) untuk menjadi transactable dalam Manajemen Order.disebut sebagai beban Pesanan Pembelian. Contoh ini bisa perlengkapan kantor, furniture, dan sebagainya.
Berikut adalah screenshot dari tab di mana atribut urutan terkait dikelola.
Untuk lebih jelasnya masuk kedalam link berikut :
http://www.mediafire.com/?tt7wn7y2a90g0ds
PR.3A install payroll dan setting payroll
https://www.dropbox.com/sh/ajtc3lh4jphcyad/AABc-vFxPNET-CHxQKUrcGW-a/Install%20Payroll%2C%20Setting%20Payroll%20dan%20membuat%20karyawan%20menjadi%20customer-Kelompok%204.pdf?dl=0
PR. 3B Cara install payroll menggunakan ERP
https://www.dropbox.com/sh/ajtc3lh4jphcyad/AABgrNOmwp-pvg6_YzKMRHmpa
PR. 3C Cara input operasional Setting payroll, pembayaran gaji, pembuatan PR dan PO, sales Order dan setting SOD dengan ERP system
Setting payroll : http://youtu.be/Fs7YLPCsXBw
Pembayaran gaji : http://youtu.be/Fs7YLPCsXBw
Membuat PR dan PO : http://youtu.be/KMAOEl0jPB
Sales order : http://youtu.be/gRk0Dswj_60 dan http://youtu.be/x9oGJsfIE_c
Setting SOD, Separator : http://www.youtube.com/watch?v=M4kltKcESxM&feature=youtu.be
Skenario Purchasing
Skenario
Phurcasing
Proses PR
dan PO adalah merupakan bagian dari sebuah proses besar dalam ERP yaitu proses
Procurement atau Pengadaan. Proses pengadaan lengkap meliputi proses seperti
berikut ini:
- Purchase Requisition (PR), yaitu permohonan persetujuan untuk pembelian barang atau service. Permohonan ini biasanya berhubungan dengan persetujuan pembelian tentang nilai dari barang yang akan dibeli (jumlah barang, harga barang), spesifikasi dari barang, maupun pengaturan cash, yaitu kapan barang akan dibeli. PR disetujui akan berlanjut ke proses PO.
- Purchase Order (PO), yaitu
proses pembelian barang atau jasa berdasarkan PR yang sudah disetujui.
Proses yang terjadi dalam PO meliputi bidding untuk pemilihan Supplier
termasuk didalamnya tentang detil kontrak, penerbitan PO itu sendiri yang
sudah sesuai dengan kontrak dan ditandatangani oleh Pejabat berwenang
sampai dengan dikirim dan dikonfirmasi oleh pihak Supplier.
- Good Receipt/Service Receipt, yaitu proses penerimaan barang atau penyelesaian pekerjaan jasa berdasarkan PO yang sudah disetujui baik oleh pihak Pemesan (Customer) maupun oleh pihak Supplier/Vendor. Proses detil dalam GR/SR adalah penerbitan surat tanda terima barang/jasa oleh bagian Store/Warehouse kepada Supplier/Vendor, persetujuan barang diterima oleh pemohon, pengakuan inventory ke dalam sistem.
- Invoicing atau A/P, yaitu penerimaan Invoice yang diterbitkan oleh Supplier/Vendor sesuai dengan surat tanda terima barang/jasa (Receiving). Proses yang terjadi adalah mencocokkan antara Invoice dengan PO dan GR/SR, pencatatan A/P (pengakuan hutang) ke dalam sistem.
- Payment, yaitu proses pembayaran A/P oleh Customer kepada pihak Supplier/Vendor. Proses yang terjadi adalah persetujuan pembayaran oleh Management dan dilanjutkan dengan proses pembayaran bisa berupa penerbitan Check/Giro atau melalui Cash/Transfer.

- Retur, yaitu proses pengembalian barang dikarenakan berbagai alasan kepada pihak Supplier/Vendor. Retur bisa terjadi sebelum atau sesudah proses Payment dilakukan.
Kembali
seperti dijelaskan ditulisan terdahulu, proses lengkap diatas hampir atau boleh
dikatakan pasti sudah disediakan oleh aplikasi ERP atau Backend System manapun.
Pertanyaannya adalah dimana letak proses yang dikerjakan didalam atau oleh
Workflow ? Kalau ditinjau secara detil proses diatas, bisa dilihat bahwa ada
banyak proses persetujuan (baca workflow) yang dibutuhkan sebelum transaksi
terjadi dan bisa dicatat. Berikut ini adalah workflow yang mungkin terjadi
dalam proses Procurement:
- Purchase Requisition, yaitu workflow untuk persetujuan pembelian. Persetujuan dalam PR meliputi nilai barang yang akan dibeli (jumlah dan harga), spesifikasi barang yang akan dibeli, pengaturan cash flow (kapan barang dibeli), pengontrolan terhadap budget.
- Purchase Order, yaitu workflow untuk penerbitan PO. Persetujuan dalam PO meliputi pemilihan Supplier/Vendor (bidding), pengecekan term dalam PO seperti jangka waktu pembayaran, perpajakan, pengiriman.
- Good Receipt/Service Receipt, yaitu workflow untuk persetujuan penerimaan barang atau pengakuan penerimaan barang. Persetujuan dalam GR/SR adalah meliputi kesesuaian spesifikasi barang/jasa oleh pihak pemohon, pengecekan fisik barang oleh bagian Store/Warehouse.
- Pembayaran A/P, yaitu persetujuan pembayaran Invoice. Persetujuan dalam Pembayaran A/P meliputi persetujuan kelengkapan dokumen (PO, GR/SR, Invoice), persetujuan pembayaran meliputi kesesuaian term, tanggal pembayaran (pengaturan cash flow).
Dari
gambaran diatas sebenarnya ada banyak workflow terjadi dalam proses pengadaan
ini. Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana jadinya proses pengadaan di Backend
system/ERP dikatikan dengan integrasi dengan aplikasi Workflow ? Berikut ini
adalah salah satu skenario yang bisa dibangun oleh solusi Pengadaan beserta
dengan proses workflow-nya:

Berikut
ini penjelasan dari gambar diatas:
- PR di aplikasi Workflow (Lotus Notes) bisa dimulai dari pembuatan PR di ERP atau Backend System untuk barang-barang inventory berdasarkan minimum stock yang diset. Semua barang yang termasuk dalam kriteria minimum stock atau stok sudah kurang dari standard inventory untuk di order, ditarik oleh aplikasi Workflow Lotus Notes sebagai Draft PR.
- Selain dari langkah 1, PR juga bisa dimulai langsung di aplikasi Workflow Lotus Notes terutama untuk permintaan yang sifatnya tidak tersistem. PR berdasarkan permintaan User. Tipe PR ini bisanya untuk pembelian barang-barang non stock seperti Fix Asset, kebutuhan kantor (Stationary, Computer Supplies, dll.).
- Berdasarkan kedua sumber PR diatas (langkah 1 dan 2), terbentuk permohonan PR yang akan diroute sesuai dengan Workflow yang sudah disetting. Workflow ini biasanya sifatnya berjenjang sesuai dengan isi dari PR tersebut. Misal untuk pengajuan diatas nilai tertentu persetujuannya sampai dengan Manager, sedangkan sampai nilai tertentu sampai General Manager, dan lebih dari itu sampai ke Direktur.
- Jika PR yang diajukan disetujui, maka melalui proses pembuatan PO, maka PO akan terbentuk sesuai dengan PR yang sudah disetujui untuk selanjut nya melewati proses PO seperti permintaan Quotation, Bidding, dan Supplier selection. Setelah pemilihan Supplier ditentukan maka PO berstatus DISETUJUI yang berarti bisa dikirim ke Supplier dan dari sisi sistem, PO tersebut akan dikirim ke ERP/Back end System sebagai Approved PO sebagai dasar untuk proses pengadaan selanjutnya seperti Receiving, Invoicing, dan Payment.
ERP atau
backend system yang pernah dibangun interface-nya dalam proyek-proyek
sebelumnya adalah: CRM (Axapta), EAM by Infor, Protean by Infor. Dalam kasus
CRM (Axapta) interface yang dibangun adalah pengiriman PO yang sudah disetujui
untuk dipakai sebagai PO disetujui. Proses selanjutnya seperti Good Receipt,
pembayaran akan dilakukan di CRM (Axapta) sedangkan di aplikasi PR/PO Workflow
memonitor perubahan status untuk dicatat di sistem sebagai update informasi.
Untuk EAM by Infor interface yang pernah dilakukan adalah aplikasi PR/PO
Workflow mengambil PR hasil perhitungan minimum stok, direct purchase, work
order yang dikerjakan oleh third party. PR otomatis dibuat berdasarkan PR yang
dikirim oleh EAM di Interface. Setelah di proses di aplikasi PR/PO Workflow
sampai menjadi PO, kemudian PO akan dikirim balik ke EAM untuk dipakai sebagai
PO disetujui dan digunakan untuk pemrosesan selanjutnya seperti penerimaan
barang, pembayaran. Untuk ERP Protean by Infor, interface yang dibuat adalah
seperti untuk CRM (Axapta), yaitu PR dibuat di aplikasi PR/PO Workflow, setelah
PO disetujui akan dikirim ke Protean sebagai PO disetujui untuk pemrosesan
selanjutnya seperti Penerimaan Barang, Pembayaran.
Demikian
fungsi integerasi antara ERP/Back end system dengan aplikasi Workflow (dalam
hal ini dibangun diatas platform collaboration seperti Lotus Notes software).
https://www.dropbox.com/home
Tidak ada komentar:
Posting Komentar